Jakarta, 10 Agustus 2026 - Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) sukses menyelenggarakan Pelantikan Kepengurusan Alumni USNI 2026 dan seminar yang bertajuk “Membangun Ekosistem Berdampak bagi Masyarakat: Sinergi Dunia Profesional, Kewirausahaan, dan Pendidikan.”
Kegiatan ini dihadiri oleh Rektor Universitas Satya Negara Indonesia, Dr. Sihar P.H. Sitorus, B.S.B.A., M.B.A., Wakil Rektor I dan III, Dr. Dian Alanudin, M.B.A., G.R.C.E., serta Wakil Rektor II, Dr. Yosi Stefhani S.E., M.M. Turut hadir sejumlah profesional, di antaranya Panca Lucky selaku Ketua Umum ILUSNI, M. Hadi Nainggolan selaku WKU ASPEBINDO, Dzaki Adinda H. selaku Ketua Umum HIPMI Jakarta Selatan, Yossa Setiadi selaku Ketua Umum Billionaire Mindset, dan Azka Aufary Ramli selaku Ketua Umum HIPPI Jakarta Selatan.
Dalam kesempatan tersebut, Panca Lucky selaku Ketua Umum ILUSNI menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara alumni, pengusaha, profesional, universitas, dan masyarakat. Menurutnya, alumni memiliki peran yang lebih luas, tidak hanya sebagai lulusan, tetapi juga sebagai bagian dari jejaring yang dapat memberikan kontribusi bagi almamater dan masyarakat.
“Alumni tidak hanya berperan sebagai lulusan, tetapi juga memiliki peran penting dalam membangun jejaring dan menciptakan dampak nyata bagi masyarakat maupun almamater. Karena itu, kolaborasi antara alumni, pengusaha, profesional, universitas, dan masyarakat perlu terus diperkuat,” ujar Panca.
Sementara itu, Rektor USNI Dr. Sihar P.H. Sitorus, B.S.B.A., M.B.A., menyampaikan bahwa kolaborasi antara perguruan tinggi, dunia profesional, dan dunia usaha menjadi semakin penting di tengah perubahan yang berlangsung cepat. Perkembangan teknologi, dinamika geopolitik, serta perubahan dunia kerja pascapandemi menuntut perguruan tinggi untuk terus memperkuat keterhubungan dengan industri dan dunia profesional.
“Perubahan pascapandemi, dinamika geopolitik, serta perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat dunia kerja dan dunia usaha terus berubah. Karena itu, perguruan tinggi perlu membangun hubungan yang semakin erat dengan dunia profesional dan industri,” ungkap Dr. Sihar.
Selain penguatan hubungan dengan dunia profesional dan industri, Dr. Sihar juga menyoroti pentingnya pengembangan karakter mahasiswa, khususnya generasi Z. Menurutnya, kampus perlu menjadi ruang yang terbuka bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, mengekspresikan diri, serta memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai peluang untuk berinovasi.
“Kampus diharapkan menjadi ruang yang terbuka bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi, mengekspresikan diri, dan memanfaatkan perubahan teknologi sebagai peluang untuk menciptakan inovasi serta menemukan versi terbaik dari dirinya,” lanjutnya.
Melalui berbagai gagasan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, kolaborasi menjadi fondasi penting dalam memperkuat hubungan antara USNI, alumni, dunia usaha, profesional, teknologi, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berkembang menjadi berbagai program nyata yang memberikan manfaat serta membuka peluang bagi berbagai pihak.