Jakarta, 7 Agustus 2026 - Universitas Satya Negara Indonesia (USNI) memperkuat kapasitas digital Karang Taruna Kelurahan Cawang melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menerima pendanaan Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek). Pengelolaan program dilakukan melalui BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat).
Program bertajuk “Pemberdayaan Karang Taruna Kelurahan Cawang sebagai Digital Creative Hub: Integrasi Pelatihan Video Storytelling Komunitas dan Pengembangan Sistem Informasi E-Catalog Produk Lokal” dilaksanakan sejak 27 Juni 2026. Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan generasi muda dalam memproduksi konten, mengelola media sosial organisasi, serta membantu promosi produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di lingkungan setempat.
Capaian sementara program
15 produk lokal telah diunggah ke dalam e-catalog sebagai sarana promosi digital UMKM;
5 video storytelling telah diproduksi untuk memperkenalkan produk dan potensi lokal; dan
peserta telah mengikuti pelatihan literasi digital dasar, komunikasi publik dan storytelling komunitas, pengelolaan media sosial organisasi, pemasaran digital, fotografi produk, serta produksi konten foto dan video.
Pelatihan dilaksanakan secara interaktif dengan pendekatan praktik langsung. Peserta tidak hanya mempelajari konsep, tetapi juga melakukan pengambilan foto produk, menyusun narasi promosi, membuat video singkat, mengelola kanal media sosial, dan mengunggah informasi produk ke dalam sistem e-catalog.
Untuk mendukung keberlanjutan program, Tim PkM USNI menyerahkan peralatan pendukung produksi konten kepada Karang Taruna Kelurahan Cawang pada Sabtu, 25 Juli 2026. Peralatan tersebut diharapkan dapat digunakan secara bersama untuk dokumentasi kegiatan organisasi dan produksi materi promosi UMKM setelah rangkaian pelatihan berakhir.
“Program ini tidak berhenti pada penyampaian materi. Kami memastikan peserta memiliki keterampilan, sarana, dan ruang praktik untuk menerapkan pengetahuan yang diperoleh. Dukungan pendanaan Kemendikti Saintek memungkinkan kegiatan dirancang agar lebih berdampak dan berkelanjutan. Kami berharap Karang Taruna mampu menjadi penggerak kreativitas digital sekaligus mendukung promosi potensi ekonomi lokal.” Helen Olivia, M.I.Kom., Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat USNI.
Kegiatan juga menghadirkan sesi berbagi pengalaman bersama pelaku UMKM. Sesi tersebut membahas strategi pemasaran digital, penguatan identitas produk, dan pemanfaatan media digital untuk memperluas jangkauan pasar. Kolaborasi antara Karang Taruna, pelaku UMKM, dan perguruan tinggi diharapkan membentuk ekosistem kreatif lokal yang dapat terus berkembang.
Perwakilan Karang Taruna Kelurahan Cawang mengapresiasi pelatihan dan dukungan peralatan yang diberikan. Keduanya dinilai menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk mengembangkan kegiatan produktif, memperkuat komunikasi organisasi, dan memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.
Melalui program ini, USNI menegaskan komitmennya terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dan agenda Dikti Saintek Berdampak. Hasil program akan terus didampingi dan dievaluasi agar tim media Karang Taruna, konten promosi, serta e-catalog produk lokal dapat dikelola secara berkelanjutan oleh mitra.